Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17-POJK.04-2022
View PDF
23 Sep 2022

OJK telah menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi.

 

POJK tersebut merupakan penyempurnaan dari POJK Nomor 43/POJK.04/2015 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi. Adapun pokok-pokok perubahan dalam POJK tersebut, antara lain sebagai berikut:

 

No.

POJK Nomor 43/POJK.04/2015

POJK Nomor 17/POJK.04/2022

1.     

Prinsip yang wajib diterapkan Manajer Investasi:

a.       integritas;

b.       profesionalisme;

c.       mengutamakan kepentingan Nasabah;

d.       pengawasan dan pengendalian;

e.       kecukupan sumber daya;

f.        perlindungan aset Nasabah;

g.       keterbukaan informasi;

h.       benturan kepentingan; dan

i.         kepatuhan.

Prinsip yang wajib diterapkan Manajer Investasi:

a.       Independensi;

b.       integritas;

c.       profesionalisme;

d.       mengutamakan kepentingan Produk Investasi;

e.       pengawasan dan pengendalian;

f.        kecukupan sumber daya;

g.       perlindungan aset Produk Investasi;

h.       keterbukaan informasi;

i.         benturan kepentingan;

j.         perlindungan terhadap risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme; dan

k.       kepatuhan.

2.     

Manajer Investasi yang melakukan transaksi Efek untuk kepentingan Nasabah dilarang mengarahkan transaksi Efek tersebut untuk keuntungan Manajer Investasi, Pihak terafililasi Manajer Investasi atau Nasabah tertentu

Manajer Investasi yang melakukan transaksi Efek untuk kepentingan Produk Investasi dilarang:

a.       mengarahkan transaksi Efek tersebut untuk keuntungan:

1.       Manajer Investasi;

2.       Pihak terafililasi dengan Manajer Investasi; atau

3.       Produk Investasi lainnya;

b.       terlibat dalam transaksi Efek dengan fasilitas pendanaan perusahaan Efek yang mengakibatkan terjadinya utang piutang antara Produk Investasi berbentuk kontrak investasi kolektif, Manajer Investasi, dan perusahaan Efek;

c.        melakukan transaksi dan/atau terlibat perdagangan atas Efek yang ilegal; dan

d.       terlibat dalam transaksi Efek yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan.

3.     

Belum diatur

Manajer Investasi pengelola reksa dana dilarang melakukan transaksi negosiasi untuk kepentingan reksa dana atas saham yang diperdagangkan di bursa Efek, kecuali jika:

a.       dilakukan paling banyak 10%  atas nilai aktiva bersih reksa dana pada setiap hari bursa;

b.       atas setiap transaksi yang dilakukan didukung dengan alasan yang rasional dan kertas kerja yang memadai;

c.        transaksi yang dilakukan mengacu pada standar eksekusi terbaik yang mengacu pada analisis harga rata-rata tertimbang volume, tidak berlebihan, dan mengakibatkan kerugian reksa dana; dan

d.       transaksi dimaksud merupakan transaksi silang, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4.     

Belum diatur

Rencana alokasi pembelian dan/atau penjualan Efek untuk kepentingan setiap Produk Investasi wajib disampaikan melalui sistem pengelolaan investasi terpadu sebelum transaksi Efek dilakukan

5.     

Belum diatur

Dalam melakukan transaksi Efek untuk kepentingan Produk Investasi, Manajer Investasi wajib menggunakan akun rekening Efek atas nama Produk InvestasiKewajiban tersebut dikecualikan bagi transaksi Efek untuk kepentingan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa

6.     

Belum diatur

Manajer Investasi wajib menerapkan:

  1. Manajemen Risiko
  2. Manajemen Risiko teknologi informasi
  3. Manajemen Risiko Likuiditas Dalam Pengelolaan Investasi Produk Investasi Bersifat Terbuka

 

POJK Nomor 17/POJK.04/2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi mulai berlaku pada saat diundangkan tanggal 5 September 2022.

 

Dengan diberlakukannya POJK tersebut, maka POJK Nomor 43/POJK.04/2015 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.